Close

LAKANG JUSTICIA FH UNS 2016

Lakang Justicia; mereka adalah teman, sahabat, dan keluarga saya di Solo, tepatnya di FH UNS. Nah, bersama merekalah hari-hari saya di Solo akan berjalan 3,5 tahun kedepan. Inilah cerita saya bertemu dengan keempat teman saya yang unik ini:

  1. Alif (Si Rider Ansos) #30 Agustus 1998

Hari itu saya sedang ke pameran technomilitary bersama teman SMA saya, member Ekstasi, bernama Zul di UNS untuk melihat-lihat pameran yang digelar oleh TNI. Pameran alutsista seperti ini merupakan acara tahunan yang digelar oleh TNI. Saya sempat terkagum-kagum melihat alat perang yang dimiliki TNI. Bahkan, saya sempat diteriaki Polisi Militer karena saya berhenti di tengah jalan melihat sebuah tank yang sedang atret. Ndeso! Selain tank, masih ada  kendaraan lain seperti Panser Anoa, Tank Amphibi, dan kendaraan keren lain yang tidak saya ketahui namanya. Menurut saya, pameran kali ini sangat lengkap, karena dihadiri oleh beberapa pasukan elite Rider Kostrad, Kopaska, Kopassus, Paskhas TNI-AU, Densus 88, dll.

Saat berkunjung ke stand Kopassus saya bertemu dan berkenalan dengan Alif yang ternyata anak FH juga. Dia yang akan menjadi teman pertama saya di FH UNS. First impressions; dia kelihatan kutu buku dan anti-social dengan kacamata full frame gede-nya (ngaca men!). Dan ternyata memang benar, setelah saya kenal dengannya, dia susah berteman dengan banyak orang. Akan tetapi, dibalik penampilan kutu bukunya, Si Alif ini sangat liar! Dia gila banget sama motor! Fix! Dia Rider.

Selain suka motor, Alif juga freak banget sama music! Dia anak band. Jari jemarinya lihai memetik senar gitar! Dia menyukai band bergenre pop punk dan band-band lawas seperti The Beatles, Queen, dll.

img_20160919_201913
Alip
  1. Indra (Si Gamers Sejati) # 16 Juni 1998

Saat itu saya sedang gabut-gabutnya di kos. Kemudian chitchat di grup dan ada si Indra yang mengajak saya untuk main PES (Pro Evolution Soccer). Walaupun saya sangat jarang sekali main game olahraga, terutama bola, tetapi saya sanggupin saja daripada saya harus menanggung kegabutan dikos. Yep, saya langsung menuju ke kosnya yang terletak di belakang taman cerdas (anak UNS pasti tahu tempat ini).

Indra; Anak Tangerang yang lahir di Cilacap. Dia yang terlihat paling kalem diantara Saya, Alif, Bagas, dan Khairul. Kepolosan mukanya tak seindah perkataannya. Diantara kami berlima, Indralah yang memiliki vocabulary kebun binatang terbanyak. Dialah yang menabur virus dan menambah kosa kata baru bagi saya.

Dibalik semua itu, Indra adalah seorang gamers! Dia geek-nya! Jago main PES, PB, dan hobi banget main game di gadget. Setiap ada waktu luang, dia pasti main game. Kuliahpun dia main game! Bagi dia (mungkin) tak ada hari tanpa game. Dia sering duel chess dengan Khairul, juga sering banget goyangin hp nya ketika main game racing (ya memang begitu cara bermainnya sih). Dia dulunya juga anak warnet. Tak heran,kalau dia memiliki kosa kata yang banyak. Biasanya, anak-anak mendapatkan kosa kata kebun binatang dari warnet, untuk  itu jagalah adik-adik kalian. Jangan sampai bergaul di warnet, karena ada dua kemungkinan anak-anak terkena virus diwarnet selain game; Kalau tidak menguasai kosa kata kotor, berarti dia punya refrensi lagu reggae Indonesia.

1474139589225
Indra

 

  1. Bagas (sang artis Instagram) #20 Desember 1997

Saat pertama kali masuk grup, seperti biasa setelah perkenalkan pasti diselipi iklan media sosial masing-masing. Saat itu ada satu akun yg membuat seluruh member di grup ngiler. Ya, si bagas ini minta di follow akun ig-nya (bagasaudii; i nya dua) dan saat saya cek. Buseeet followers nya 12.4k, saat itu. Dan sontak membuat geger grup ini.

Beli followers, itu yang pertama kali saya pikirkan mengenai akun Instagram Si Bagas. Hahaha ternyata tidak, itu memang real followers yang terus bertambah setiap harinya. Ya, Bagas seorang artis di Instagram, berkat kepiawaiannya bermain Musical.ly; salah satu aplikasi untuk mengcover lagu yang tempinya telah dipercepat.

Bagas adalah teman yang saya anggap paling dewasa, karena dia memang satu angkatan dengan saya alias satu tahun lebih tua dibandingkan dengan anak lakang yang lain. Tapi satu hal penyakit yang tidak bisa hilang dari Bagas. DIA MASIH SAJA ALAY. Bukan 4L4Y yang seperti ini, tapi alay dalam perilaku, eh bukan alay, apa ya… semacam gak tahu malu. Wkwkwk.

1474139587271
Bagas
  1. Khairul (Si Bontot Anak Keraton Solo) #28 November 1998

Pertama kali bertemu Khairul / Irul / Ruly / Kraton / Si Bontot ini ketika hari pertama  PKKMB. Ketika itu, kami sedang upacara penyambutan maba UNS 2016. Khairul dengan gagah berani dia berdiri ditengah panasnya matahari hingga keringat mengalir keluar mengucur dari dalam tubuhnya. Tes, tes, tes. Sreeek. Dia mengelapnya dengan lengan jas barunya. Saat itu, saya dan Alif yang sedang jongkok agar tak terkena panas tertawa oleh tingkahnya yang sok strong! Ya, dia saya panggil untuk ikut berteduh tapi malah menghiraukannya.

 

Lanjut setelah upacara kami move ke FH UNS kemudian di kumpulkan di lapangan parkir di depan Gd. 1. Yemp disini saya berkenalan dengan Khairul closely. Saya kemudian tahu bahwa kosnya bareng dengan Indra, dia kamar nomor 16, sedangkan Indra nomor 20.

 

Khairul, biasa saya panggil Si Bontot karena memang dia anak terakhir dan memang paling manja diantara yang lain. Badannya yang gembul dengan perawakan yang cukup gelap mendukung dia dipanggil Bontot. Hahaha just kidding tot, bontot!.

 

Yep, itulah sedikit cerita perkenalan saya dengan beberapa teman yang hingga kini saya sebut Lakang Justicia FH UNS 2016. Semoga pertemanan ini akan terus terjalin hingga akhir hayat. Eaaaks! Sekian dan terimakasih telah membaca.

1474139761604
Bontot

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *